Telah berpulang ke Rahmatullah.Seorang pekerja keras dan pemikir tercemerlang yang pernah ada.
Innalillahi wa innalillahi rajiuun
Dahlan bin Darma
Tidak dan tidak akan pernah lupa ketika ;
Bersama – sama menonton wayang-nya Asep Sunandar Sunarya, mendengarkan tembang sunda-nya Cicih Cangkurileng.Petualangan. Berjalan – jalan di pasar minggu-nya Dieng dan pasar rebo-nya juga, beli pisang dan telur burung puyuh dan maenan kayu dan permen gula merah dan layang-layang.
Mengenalkan apa itu gunung, dingin, nasi jagung, bahasa jawa di umur 3 tahun. Menyalakan petromaks! Hadiah!, baju koko pertama dan jam tangan-nya juga. Banyak pelajaran tentang “Agama” “Hidup” dan “Menjadi laki – laki”, beberapa bentakan serta 25 Tahun yang penuh dengan kenangan.
“Terimakasih telah menjadi seorang Kakek, Ayah sekaligus Guru yang tanpa cela sedikit pun.”
PS : Mohon doa dari semuanya ( semoga arwah beliau di terima di Khadirat Allah Swt ).
Doaku,
Anakmu, cucumu.